Saat semuanya di “percepat”


Jadi, kemarin di hari minggu ada teman saya yang posting tautan di akun media sosialnya. Dia bercerita kalau “pantas saja anak sekarang banyak yang alay, Tontonan anak-anak hari minggu yang dulu FULL KARTUN dini diganti dengan FULL ENTERTAINMENT..anak-anak jaman sekarang ini dipaksa untuk cepat dewasa”. Maaf yah, saya tidak merasa menyindir siapapun, jadi yang merasa alay tolong jangan tersindir dengan kalimat diatas yah (::peace::)

saya pernah membaca, bahwa ada 13 faktor yang menyebabkan tumbuh kembang anak mengalami proses pendewasaan yang cepat. Salah satunya, adalah faktor eksternal. Nah, menurut saya saat ini faktor eksternal yang ada di lingkungan kita (terutama yang hidup di jakarta) itu berpengaruh sangat dasyhat. Anak-anak jaman ini memang dipaksa untuk cepat dewasa lebih cepat. Padahal harusnya mereka ada di masa-masa bermain, belajar dan menyerap segala hal baik.

oke baiklah, paragraf diatas saya tuliskan sebagai gambaran seperti apa penerus (pemuda) di masa yang akan datang berkaca dari pengembangan masa tumbuh generasi anak-anak yang ada di jaman saat ini. Kalau menurut UNESCO pemuda itu “a period of transition from the dependence of childhood to adulthood’s independence and awareness of our interdependence as members of a community..”  yang ditetapkan memiliki rentang umur 15-24 tahun. Apa iya, nanti rentang umur ini berubah lebih kecil, yaa mungkin 11 – 22 tahun. Kenapa gitu, menurut saya ya anak di jaman ini masih SD (Sekolah Dasar) saja sudah berani untuk pacaran https://goo.gl/pk7jeZ. Terlepas pacaran itu baik atau tidak, tapi sepertinya banyak tidak baiknya. Kegiatan saling mengenal (pacaran) ini yang dulunya dilakukan remaja di kisaran umur 17-23 tahun sekarang sudah beralih umur. yaaa, apa namanya kalo bukan “pendewasaan” dini bukan “pernikahan dini” ya..

cuman contoh

Nah, ada lagi yang seperti ini https://goo.gl/g2qdFV, masih kecil sudah merokok.

Merokok ini lho nyata-nyata emang lebih “pantas” dilakuin oleh orang-orang yang lebih tua, kenapa toh dek kamu ko sudah melakukan ini di masa-masa kamu harusnya bisa berkembang lebih hebat. Lagi-lagi menurut saya ini soal lingkungan, dan dari sini saja kita tahu bahwa pemuda generasi berikutnya (sekitar 7-8 tahun lagi) bisa menjadi pemuda-pemuda yang seperti yang tidak kita harapkan (ouch).

Ayolah bapak, ibu, kaka-kaka ini adek-adek ini kan besok akan menggantikan kita. Mbok yaa klo lihat seperti ini dimanapun, sedikit saja klo bisa banyak sih ditegur, diingatkan, dikasih tahu bahwa mereka suatu saat nanti akan menjadi penerus pemuda bangsa ini. Kita tentu berharap, akan ada lagi mohammad yamin yang lain yang dengan gagah mengajak  Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dll waktu itu untuk bersatu dan mereka bersama menggagas sumpah pemuda untuk terus “memperbaiki” negeri lewat cara baik apapun.

Tulisan ini saya buat tidak karena ikut acara #mendadakngeblog lho ya, karena emang seharusnya kalo ikutan challenge ini tulisan ini posting paling lambat tadi malam. Saya yang kebetulan ingat di pagi hari ini tentang kegelisahan teman saya coba untuk menuangkan nya dalam tulisan di blog saya ini.

Sebenernya masih banyak sekali anak-anak SD yang berprestasi, bisa dibaca disini https://goo.gl/WVDeRU. Melalui tulisan ini, saya mengajak temen-temen semua yang hidup di lingkungan manapun, berprofesi apapun untuk membantu menjadi “pengingat” untuk adek-adek kita yang masih SD ini untuk selalu berbuat yang baik. Aksi kita saat ini, akan berpengaruh untuk peran serta pemuda-pemudi yang akan hadir dan menghiasi Indonesia 6-8 tahun lagi.

Selamat Pagi semua !!! Mari tetap berkarya..

diketik di meja kantor pagi ini

Jakarta, 31 Oktober 2016


One thought on “Saat semuanya di “percepat”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s