ini soal menikmati kopi dengan orang-orang baik


 

“Kita tidak bisa menyamakan kopi dengan air tebu. Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.”
― Dee Lestari, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade

 

Sketsa dari Egha          Sketch by : egha lestari

hai..hai..hai..

benar ngga yah, rasa-rasanya tidak ada yang tidak tahu seperti apa itu kopi. Kopi atau Coffee dalam bahasa inggris adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai (roasted) dan dihaluskan (grinder) menjadi bubuk. Kopi sendiri merupakan salah satu komiditas di dunia yang dibudidayakan di banyak negara. Sebagai pengetahuan ada dua varietas kopi yang dikenal yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica). Nah, temen-temen suka yang mana ? klo saya suka kedua nya, karena memang keduanya mempunyai cita rasa yang berbeda.

Kopi Robusta yang menurut saya rasanya pahit (ngga sepahit masa lalu sih), makanya kadang saya jadikan minuman di pagi hari. Kenapa ? karena pahitnya kopi ini bisa memberikan efek nendang untuk badan dan mata agar melek sejadi-jadinya (lebay). Kopi robusta sendiri memiliki kandungan kafein yang tinggi, kandungan yang tinggi ini yang memberikan efek melek kepada peminumnya. Saran saya, untuk temen-temen yang mengkonsumsi kopi robusta di pagi hari paling tidak isi perutnya dengan sedikit makanan atau camilan ya. Apalagi yang punya asam lambung atau maag, lebih baik makan dulu.

Sedangkan Kopi Arabica sendiri rasanya agak masam, jauh lebih nikmat kalo-kalo di minum siang hari. Biasanya saya nikmati ini dengan 2 cara:

1. Kopi tubruk, asal aja naruh beberapa sendok kopi arabica ke dalam gelas kemudian masukkan air ke dalam gelas

2. Manual Brew, adalah proses penyajian kopi tanpa menggunakan mesin dan dominan menggunakan tenaga fisik. saya sih karena punya nya baru french press, jadinya pakai itu saja. Sebenarnya ada beberapa alat untuk manual brew, baca disini –> http://goo.gl/r2biMq

ngomong-ngomong, penggunaan masing-masing alat manual brew bisa menghasilkan aroma dan rasa kopi yang berbeda. Jika menggunakan French Press kopi yang dihasilkan cenderung aroma roasting nya keluar namun tidak seperi menggunakan drip (apapun drip nya ya), dan menurut saya menggunakan alat itu juga hasilnya lebih ringan (tidak pekat). Karena saya pernah bandingkan, menggunakan vietnam drip dan v60 drip hasilnya jauh lebih pekat, warna hitamnya terlihat sekali.

Di jakarta sendiri ada 2 tempat (warung kopi) yang saya temui untuk nongkrong dan minum kopi dan saya suka. Yaitu di Kedai Kopikina (tebet) dan Kedai Filosofi Kopi (Melawai). Jika di Kopikina yang saya sukai dari tempat ini adalah tersajinya pilihan kopi yang beragam, tidak hanya dari Indonesia melainkan ada juga yang import.

Kopikina Tebet
Kopikina Tebet

Dan disini, temen-temen bisa tuh nanya-nanya sama barista nya kira-kira kopi jenis apa yang sesuai untuk di nikmati. Waktu itu saya bilang sama mas barista nya, “saya ingin arabica, tapi tidak mau gayo atau kalosi, karena sudah sering. saya ingin yang beda mas, yang rekomended di kedai ini dan yahud”. Daann, mas nya nyebutin beberapa jenis, ada kopi malabar, kopi bali, dan kopi rinjani. Wedeew, saya jadi tertarik untuk nyobain varian Rinjani. tsadaapp rasanya yahud banget, kopi ini rasanya lebih masam dibanding dengan gayo, dan warna nya lebih ringan di banding kalosi. Saya pilih menggunakan french press untuk sajian kopi nya, dan memesan singkong goreng sebagai pelengkapnya.

menurut saya kedai ini dari sisi harga maupun kopi nya oke banget, namun ada yang kurang yaitu tempatnya tidak terlalu besar, dan asap rokok dimana-mana😀.

Nah kedai berikutnya adalah Filosofi Kopi, kedai ini sepertinya terinspirasi dari novel karangan Dee Lestari, yaa mirip-mirip lah namanya sama egha lestari (itu tuh yang bikin sketsa gambar diatas :P).

Jpeg

Kedai ini punya varian andalan, yaitu Kopi Tiwus dan Kopi Lestari. Saya sih penasaran sama varian Kopi Tiwus ini, oia Tiwus ini adalah jenis Kopi Arabica. Saya pesan Kopi Tiwus dengan teknik manual brew menggunakan v60 drip, dan disajikan dengan cangkir hitam.

Awalnya, saya cium aroma kopinya sungguh wangi sekali, saya coba slurrpp…sekali langsung byaarr enak banget. Klo kata rahman, kopi ini PAS !!! asemnya ga asem banget kayak muka gua (tunjuk hidung sendiri), dan pahitnya ngga sepahit masa lalu nya……….(isi sendiri :D). Dan saya sepakat sih, Tiwus ini memiliki rasa yang oke sekali, saya suka !! klo kurangnya dari tempat ini adalah (jujur harga secangkirnya sedikit lebih mahal).

Tapi sejujurnya saya suka dengan kedua kedai ini, tidak hanya tempatnya namun kopi disini mampu membuat saya ber”cerita” bersama orang-orang yang baik dalam hidup saya. Kopi memang teman yang sangat pas untuk menemani cerita. Karena memang saya sering menikmati kopi sendirian, menggunakan manual brew sendiri namun rasanya tak senyaman ketika bisa menikmatinya bersama orang-orang yang baik dan dengan cerita yang baik.

Kopi, Cerita dan Cita-Cita kadang memang bisa bersatu dalam satu waktu. Menikmatinya bersamaan adalah anugrah yang sangat indah dari Tuhan.

Hampir lupa, jadi ceritanya kalo sedang ngopi sendirian di rumah. Saya selalu simpan ampas kopi nya, untuk apa ? ampas kopi ini saya jadikan sebagai bahan aroma terapi ruangan kamar. Aroma kopi yang sangat khas, bisa membantu relaksasi di pagi hari yang sangat nyaman sekali, wangi sekali bikin semangat pagi hari !!!

 Di akhir tulisan ini saya ingin kembali mengutip tulisan dari dee lestari.

“Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya. Filosofi Kopi
― Dee Lestari, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade

Selamat malam teman-teman, selamat menikmati cangkir kopi dari biji pilihanmu. Karena menikmati kopi adalah soal kesabaran, begitu juga tentang hidup. Karena hidup yang instan tidak akan memberikan kesan. Dan selamat karena setelah ini saya berharap kamu juga bisa menemukan orang-orang yang baik, yang akan menemanimu selalu dalam langkah panjang dan penuh tantangan !!

selamat menikmati KOPI mu, selamat memulai petualangan baru…


One thought on “ini soal menikmati kopi dengan orang-orang baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s