renungan rabu malam 19:59


treet..treet..handphone berbunyi pertanda ada sms masuk ke nomor pribadi saya malam tadi, sudah lama sebenarnya sms jaringan dari sahabat saya Toton, ya dia orang hebat dengan segala kegigihannya yang hingga hari ini belum dapat saya tiru, saat ini dia mengembangkan usaha yang dia beri nama SIPHLO, ada doa di dalam nama yang dia pilih.

SIPHLO sengaja dia pilih agar selalu dapat memberikan yang terbaik kepada pelanggannya, baik secara kualitas, pelayanan maupun harga yang bersaing. Nyatanya, banyak pelanggannya yang puas terhadap usahanya, harganya pun bersaing cukup erat dengan lainnya. Mengingat SIPHLO mengingatkan saya bagaimana kegigihan Toton (A.k.a norma pudji istianto) selama kami masih sering bertemu dulu di jenjang kuliah, kegigihannya untuk selalu memberikan yang terbaik untuk siapapun tercemin ke dalam bidang usaha yang dia geluti saat ini.

Kembali soal sms, SIPHLO tidak hanya dibuat untuk mencari keuntungan duniawi semata, tidak hanya mengejar kepuasan pelanggan, tapi SIPLHO juga menebar inspirasi bagi siapapun. Salah satunya adalah penebar inspirasi SIPLHO yang disebarkan melalui jejaring pesan singkat (SMS). Setiap waktu saya dan mungkin beberapa teman-teman lainnya juga mendapatkan sms ini langsung dari pemilik SIPHLO. Sangat menarik karena isi sms yang dikirimkan selalu dapat memotivasi siapapun yang menerima, tidak terkecuali saya pada malam ini.

Malam ini sms itu datang kembali kepada saya, isi pesannya seperti ini :

“Ya Allah, siapa saja yang mengurus urusan umatku, kemudian ia memberatkan mereka, maka beratkanlah ia. Dan siapa saja yang mengurus urusan umatku, kemudian ia bersikap lemah lembut kepada mereka, maka lemah lembutlah Engkau kepadanya.” [HR. Muslim]

sms ini berisi hadist rasulullah Muhammad SAW, yang mana hadist tersebut berisi doa kepada Allah untuk umatnya. SMS ini terang membuat saya bangga sekaligus membuat saya khawatir. Terang saja, karena disitu jelas sekali bahwa Rasul saja tidak membenarkan apabila ada siapa saja yang memberatkan umatnya, ini bisa saja bermaksud apabila umat rasullullah juga memberatkan umat yang sama (muslim memberatkan muslim) dan sebaliknya.

Hadist ini mari kita  jadikan noted bagi diri kita bahwa, mau dimanapun, mau seperti apapun, mau bagaimanapun keadaan kita, mau di posisi apapun pekerjaan kita kelak, mari jadikan hadist ini pegangan yang jelas, bahwa rasulullah tidak membenarkan bahwa siapapun yang mengurus umatnya kelak mempersulit. Lebih baik kita bersikap lemah lembut karena Rasullullah juga memohon kepada Allah untuk lemah lembut kepada sang pengurus.

Mungkin ini salah satu semangat yang dibawa sahabat saya toton dalam mengembangkan usahanya yang bernama SIPHLO, selalu memberikan yang terbaik dan bersikap lemah lembut dan memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggannya.

Sukses terus Norma Pudji Istianto alias Toton🙂

See you on top and your success story


4 thoughts on “renungan rabu malam 19:59

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s