kakek bodo, #part1 #place #holiday #trip


penat memang selalu bisa membuat kita suntuk saat menjalani berbagai aktifitas yang rutin kita jalani, ada baiknya melakukan rehat sebentar. entah keluar cari angin segar, hang out bareng temen-temen, wisata kuliner, atau bahkan juga wisata ke tempat pariwisata. ya, jujur saja selama beberapa minggu ini kepenatan sudah melanda pikiran saya hingga rasa-rasanya semua yang sedang dilakukan mulai membosankan *ups..:D

perjalanan ke kakek bodo membuat saya merasa segar kembali, ya meskipun tidak dapat dipungkiri meskipun sudah banyak orang yang pernah kesana, dan ini adalah kali pertama saya ke tempat pariwisata ini..hee *padahal sering lewat daerah ini, jarang mampir..:D

hemm, perjalanan ke kakek bodo tidak memerlukan waktu berhari-hari bahkan berbulan-bulan, perjalanan dari surabaya hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. iya itu pasti menggunakan motor, jika anda menggunakan mobil mungkin anda akan membutuhkan waktu yang lumayan agak lama, ini dikarenakan perjalanan di jalur porong selalu macet, kecuali anda telah merencakanan untuk melakukan perjalanan surabaya-pandaan malam hari, dan itu pasti tidak mungkin karena kakek bodo tidak dibuka pada malam hari😀

ketika memasuki kompleks wisata kakek bodo, seperti biasa hembusan kesejukan udara begitu sejuk menyergap rongga kami (saya dan ifed). yaa you know lah kalau di surabaya susah cari udara sesegar ini, memang gunung selalu menyediakan kesejukan bagi mereka yang membutuhkan..hee

harga parkir sepeda motor Rp. 4000,- dan harga tiket masuk Rp. 6000,-. dengan berbekal uang Rp. 10.000,- saja kita sudah bisa masuk ke dalam air terjun kakek bodo. track yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan alas batuan cadas batu kali akan menemani perjalanan kita hingga ketempat air terjun. di tempat ini bisa saya katakan juga merupakan tempat yang mistis, tidak terlalu mistis sebenarnya, disini terdapat makam sang empu, KAKEK BODO.

ini sekelumit cerita yang ditulis di area makamnya

“menurut cerita penduduk setempat, KAKEK BODO dahulunya adalah seorang pembantu rumah tangga keluarga belanda. dia adalah orang yang saleh dan jujur. dia meninggalkan keluarga belanda tersebut untuk mensucikan diri meninggalkan masalah keduniawian dengan bertapa. karena sikapnya ini, keluarga belanda yang ditinggalkannya menyebutnya sebagai kakek yang bodoh (kakek bodo). berkat bertapanya, sang kakek memiliki kelebihan/kesaktian yang digunakan untuk membantu masyarakat setempat yang meminta pertolongan. KAKEK BODO meninggal ditempat bertapanya. makamnya sampai sekarang dikeramatkan oleh penduduk setempat.”

sangat asyik berada di tempat wisara ini, bagi kamu yang belum pernah kesini silahkan datang ke tempat wisata ini. KAKEK BODO bisa menjadi salah satu alternatif anda untuk menghilangkan kepenatan disaat rutinitas menumpuk dan penat😀

sama seperti halnya tempat wisata lainnya di indonesia, tempat wisata ini juga tak lupu dari tangan-tangan jahil yang mencoret-coret batuan-batuan yang ada di sekitar tempat wisata. ada yang ditulis dengan nama pacarnya lah, nama neneknya lah, nama tetangganya mungkin, ato mungkin sekedar penandaan wilayah komunitas, ah pokoknya sedikit tidak menyenangkan dengan hal ini. seandainya banyak masyarakat yang lebih sadar bahwa cagar alam dan budaya kita merupakan tanggung jawab kita bersama untuk merawat pastinya semua yang KITA (RAKYAT INDONESIA) miliki ini akan tetap terjaga kelestariannya.🙂

INI INDONESIA !!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s