wake up boy


sekarang sudah jam 3 pagi, masih sangat buta untuk tidak memilih memejamkan mata. tapi di pagi ini kamu lebih memilih untuk membuat secangkir kopi hanya untuk menjaga agar mata kamu tidak terlelap dengan mudah, karena kamu tau nanti jam 4 pagi ini kamu sudah harus keluar rumah untuk membangun asa dengan teman-temanmu di kampus. wake up boy, ada banyak pekerjaan yang masih harus kamu selesaikan. masih ingatkah proposal TA mu yang entah kenapa hingga detik ini pun masih sangat sulit kamu kerjakan, bukan karena kamu tidak bisa melainkan karena kamu malas untuk menulisnya. masih ingatkah berapa kali kamu mengirimkan sms kepada dosen pembimbingmu mengenai ke‘tolol’an mu sendiri dalam memanfaatkan waktumu atau mungkin hanya tentang melaporkan framework yang akan kamu gunakan sebagai based dari penelitianmu.

entah kenapa kamu lebih memilih untuk melakukan hal-hal yang mungkin bagi sebagian orang itu tidak worth it. apa mungkin karena memang kecintaanmu sehingga kamu lebih memilih untuk membolos les toefl malam hari tadi hanya untuk dapat bergabung dan bertukar pendapat. heran juga sih, kenapa akhir-akhir ini kamu lebih mementingkan urusan perut daripada urusan otak. ingetlah ada beberapa hal yang mesti kamu pikirkan di tahun terakhirmu di kampus biru ini, oia masih ingetkah kamu ketika pertama kali kamu menginjakkan kaki mu ke kampus ini dengan segudang mimpi yang kamu miliki. mimpi untuk dapat belajar dengan benar di kampus ini dan berprestasi sehingga dapat membuat orang tua merasa bangga, mimpi untuk mendapatkan beasiswa keluar negeri yang hingga saat ini masih tetap jepang yang kamu pilih sebagai cita-cita untuk kamu kunjungi, dan mimpi yang semakin hari semakin bertambah seiring perjalanan waktumu bertemu dengan teman-teman 2008 mu yang begitu kocak dan menyenangkan. masih ingatkah juga ketika kamu telah meniatkan untuk lulus dalam 4 tahun pas, karena ketertinggalanmu dibandingkan dengan teman-teman yang lain. hei boy wake up, ternyata masih banyak hal yang masih harus kamu kerjakan.

hei pemimpi, wake up. kamu tau kan kalau hidup ini selalu punya alasan untuk membuat kita jatuh, kamu sudah tau hal itu, tapi mengapa kamu tak pernah menyiapkan dirimu untuk menghadapi tantangan hidup itu. masih ingatkah ketika kamu akan berangkat ke jakarta untuk presentasi lomba di inaicta, dan kamu begitu banyak pertimbangan hanya untuk sekedar berangkat sehingga anggota tim mu harus ikut merasakan kepedihanmu waktu itu, atau mungkin masih ingat waktu kamu di hadapan hampir ratusan orang hanya untuk mengakui dan jujur tentang sebuah bendera berukuran 5 x 5 m itu, ya pastilah kamu masih ingat betapa beratnya jujur waktu itu, atau mungkin ketika malam hari di BBM chat mu ada seorang wanita yang sangat baik telah mengingatkanmu mengenai pentingnya kejujuran, ayolah pikirkan apakah yang telah menjadi tanggung jawabmu dan apa memang selama ini kamu masih tertidur dengan buaian ketidakjujuranmu.

sadarlah, bahwa ada hal yang masih harus kamu perjuangkan, masih ada juga yang memang mesti kamu pikirkan, dan masih ada hal-hal yang masih harus kamu jalani di tahun terakhirmu dikampus ini. bukan berarti kamu harus menolaknya semua, dan membiarkan waktu ini bergulir tanpa kenangan yang kamu buat. yap, mungkin ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk membuat perubahan terhadap dirimu,

satu, jangan lupa untuk selalu berdoa (ingatlah tulisan di desktop mu atau yang kamu tempelkan di dinding kamarmu). percayalah Tuhan tak pernah tidur, dan Ia akan selalu mendengar apa yang kita doakan.

dua, jangan lupa untuk selalu meminta restu orang tua terhadap apa yang kamu lakukan. masih ingat kan keajaiban restu orang tua selama perjalanan hidupmu, yang kamu sendiri tak pernah menyangkanya.

tiga, pastikan kamu telah mendeskripkan mimpi mu dengan baik. jika mimpimu kurang jelas (detail), buatlah program-program yang lebih kecil yang mana program itu dapat kamu lakukan untuk mengejar mimpimu.

empat, pastikan kamu tidak melupakan tanggung jawab dan pekerjaanmu.

lima, jangan ragu untuk belajar dari orang lain, entah dia jauh lebih muda dari kita atau bahkan jauh lebih tua dari kita. karena kamu tau kan kalau ilmu itu dapat dipelajari dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja bukan ?

jangan pernah meremehkan kekuatan seorang manusia, karena Tuhan sedikit pun tidak pernah..-2-dhonny dirgantoro

tak terasa sudah adzan subun, bahkan kamu melewatkan pukul 4 yang mana kamu sudah harus keluar rumah, tapi tak apalah masih ada 15 menit lagi untuk kamu siap-siap dan berangkat. melewati pagi ini, dengan banyak hal hebat yang akan kamu temui, yang berbeda dengan setiap sabtu dan minggu yang telah kamu lalui beberapa bulan ini.

cognito ergo sum


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s