sejarah perkembangan WEB


WEB 1.0
Web 1.0 secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif
Sifat web 1.0 adalah read

web 2.0
Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek
jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut
Sifat dari web 2.0 adalah read write

karakter web 2.0

Web sebagai platform
Data sebagai pengendali utama
Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open source”)
Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
Akhir dari siklus peluncuran (release cycle) perangkat lunak.
Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user
Teknologi yang dipakai adalah AJAX

teknik yang digunakan

Cascade style to untuk bahan isi dan presentasi
Falksonomi (metoda penandaan content dimana dengan konsep ini dimunculkan kata-kata yang berkaitan dengan content tersebut).
XML
Teknik Aplikasi Internet
HTML dan XHTML (eXtensible HyperText Markup Language).
Weblog-publishing tools
Wiki atau forum software,dll

web 3.0

Konsep ini dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence)
Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi
Kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service

SOAP
Simple Object Access Protocol) adalah standar untuk bertukar pesan-pesan berbasis XML melalui jaringan komputer atau sebuah jalan untuk program yang berjalan pada suatu sistem operasi (OS) untuk berkomunikasi dengan program pada OS yang sama maupun berbeda dengan
menggunakan HTTP dan XML sebagai mekanisme untuk pertukaran data.
REST
representational state transfer atau transfer keadaan representasi, adalah suatu gaya arsitektur
perangkat lunak untuk untuk pendistibusian sistem hipermedia seperti WWW.

WSDL
format XML yang diterbitkan untuk menerangkan webservice.
WSDL mendefinisikan:
pesan-pesan (baik yang abstrak dan kongkrit) yang dikirim ke dan menuju web service
koleksi-koleksi digital dari pesan-pesan (port type, antarmuka)
Bagaimana port type yang ditentukan dijadikan wire protokol
di mana servis ditempatkan.
WDDX
Web Distributed Data eXchange.
Mekanisme pertukaran data dari lingkungan yang berbeda


One thought on “sejarah perkembangan WEB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s